Menanam Untuk Kehidupan

Sejak 2015 sampai 2018 Lembaga Alam Lestari Indonesia bersama PT Yakult Telah menanam pohon sebanyak 28.800 Pohon di Taman Nasional Gunung Halimun Salak Wialayah Desa Pasawahan. Sementara Bersama PT AQua sudah menanam sebanyak 26.000 Pohon di wilayah  Desa Cidahu dan Jayabakti.

Mewujudkan Kelestarian Alam yang berbasis pada Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat

Konservasi DAS (Daerah Aliran Sungai) Cicatih – Cimandiri Gunung Salak menjadi fokus ruang lingkup kerja kami

Aksi Rehabilitasi

Sebagai upaya untuk memulihkan daerah tangkapan air maka lahan yang teridentifikasi kritis ditanami pohon endemik sebagai upaya rehabilitasi 

Peningkatan Kapasitas

Upaya menumbuhkan kesadara, keterampilan dan pengetahuan masyarakat dalam mengelola tanah, air dan hutan di sekitar tempat mereka melanjutkan hidup

Perubahan Prilaku Masyarakat

Untuk mewujudkan kelestarian alam diperlukan upaya berjangka panjang dalam bentuk edukasi kepada masyarakat di semua level.

Apa Yang Sudah Dilakukan?

Semenjak di dirikan pada tahun 2011 LALI telah membentuk mitra kerja yaitu kelomok masyarakat setempat di 8 (delapan) desa yang berbatasan langsung dengan TNGHS (Taman Nasional Gunung Halimun Salak). Kelompok tersebut bekerja bersama dalam menjalankan program LALI yaitu Aksi Rehabilitasi, Perubahan Prilaku Masyarakat, dan Pemberdayaan ekonomi masyarkat. 

Sejarah Berdirinya LALI

LALI dibentuk berangkat dari kesadaran bahwa kondisi alam sudah menghawatirkan tetapi pada sisi yang lain banyak perusahaan yang tumbuh sumbur di dengan mengandalkan sumber daya alam yang ada di gunung salak. Oleh karena itu dibutuhkan peran sosial yang mampu menjadi media komunikasi antara masyarakat, pemerintah dan perusahaan untuk mengambil bagian dalam menangani masalah krisis lingkungan. 

Mari Terlibat 

Kami terbuka untuk berkolaborasi dengan para pihak dalam mensukseskan gerakan konservasi SUB DAS Cicatih Gunung Salak