Pemeliharaan pohon dilakukan Pokja Gempal Desa Pasawahan pada program pemeliharaan tahap ke-dua dari hasil penanaman pohon tahun 2016 di Gunung Salak. Pemeliharaan tahap ke-dua dilakukan pada Rabu, 27 Desember 2019.

Program pemeliharaan ini dilakukan untuk menjaga pohon yang telah ditanam agar pertumbuhannya bisa optimal. Nanang (ketua pokja) mengatakan, biasanya pohon tegakkan yang telah ditanam di kawasan konservasi minimal harus dirawat sampai berumur tiga tahun. Katanya.

Proses pemeliharaan tahap ke-dua ini diawali dengan pembersihan gulma di sekitar tanaman dan dilanjutkan dengan tambal sulam 200 pohon yang mati dari total penanaman 10.000 pohon. Haetimi (Fasilitator Program) menyampaikan bahwa, dalam setiap penanaman pasti ada tanaman yang mati karna faktor tertentu, sehingga dalam proses pemeliharaan ini tanaman yang mati bisa digantikan dengan tanaman yang baru.

Pohon yang ditanam pada tahun 2015 sebanyak 90% sudah mandiri dan tidak begitu memerlukan pemeliharaan yang intensif, Sementara untuk pohon yang di tanam pada tahun 2016 sekitar 30% mengalami pertumbuhan yang lambat di akibatkan dari pengaruh cuaca ketika masa penanaman. Oleh karena itu pemeliharaan ini menjadi penting dilaksanakan untuk memastikan pohon yang di tanam dapat tumbul 100%.