https://la-li.or.id/ Sukabumi, 24 Oktober 2016

Program kerjasama LA-LI dengan AQUA terkait konservasi selanjutnya adalah pembuatan waterpond dan sumur resapan. Pembuatan waterpon telah dilakukan oleh POKJA Desa Cisaat pada Senin, (24/1016) di kolam milik bpk. Cecep  melalui MOU kerjasama warga Kp. Tenjolaya Ds. Cisaat CICURUG – SUKABUMI.

Pembuatan waterpon dan sumur resapan sebagai implementasi program konservasi air. Fungsinya adalah untuk menampung air permukaan sehingga air tidak terbuang sia-sia. Selanjutnya air yang ditampung akan dialirkan ke sumur-sumur resapan yang dibuat di sekitar kolam. Tujuannya untuk memperbanyak debit air bawah tanah dan mengantisifasi kekeringan pada saat kemarau.

Proses pembuatan waterpond dan sumur resapan/ biopori diantaranya yaitu: penyediaan lahan untuk kolam berukuran 10 x 7 meter, pengeboran sumur resapan dipinggiran kolam dengan kedalaman 4 meter di 8 titik, pemasangan pipa/paralon 4 inc ke dalam lubang sumur resapan, pembuatan pondasi pinggiran kolam, penembokan kolam, pembuatan bak kontrol dan tutupnya berukuran 1, 5 meter diatas sumur resapan, yang terakhir pengairan.

Kehadiran media untuk menyimpan air ini sangat dibutuhkan masyarakat. Terutama ketika masyarakat membutuhkan air di tengah musim kemarau. Ke depan, tutur Haetimi (fasilitator konservasi) “masyarakat tidak perlu khawatir kekurangan air saat kemarau tiba”.

Selanjutnya Nanak Sukron (Kades Cisaat) turut mengapresiasi pembangunan waterpond karna selain berdampak sosial juga bisa berdampak ekonomi. Menurutnya “keberadaan waterpond dapat memberikan nilai ekonomi bagi warga sekitar”. Pasalnya diatas kolam tersebut dapat dipelihara ikan untuk konsumsi dan kegiatan ekonomi produktif masyarakat.

Selain kades Cisaat, Direktur LA-LI Aang Erlan juga menambahkan, “pembangunan waterpond dan sumur resapan/biopori merupakan pengabdian dari masyarakat, hal ini untuk membantu masyarakat dalam membantu mendayagunakan air”.  (ASZ)