http://la-li.or.id/ Sukabumi, 23 Desember  2016

SUKABUMI – PT. Aqua Golden Missisipi dan PT. Aqua Tirta Investama meraih penghargaan Corporate Social Responsibility (CSR) Award 2016 dari Bupati Sukabumi di Pendopo Kabupaten Sukabumi, Jumat (23/12/2016).

Penyerahan diberikan lantaran perusahaan tersebut dinilai telah menyalurkan dana CSR melalui koordinasi dengan Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Sukabumi.

Bupati Sukabumi, Marwan Hamami, mengatakan, kontribusi perusahaan dalam mendorong perekonomian Kabupaten Sukabumi melalui penyaluran dana CSR setidaknya sudah memberi dampak positif bagi masyarakat, baik di lingkungan perusahaan maupun elemen masyarakat lainnya.

“Untuk itu, kami mengajak kepada semua pihak untuk terus mendorong pembangunan di Kabupaten Sukabumi melalui sinergi program tanggung jawab sosial perusahaan, kemitraan dan bina lingkungan (PKBL),” paparnya.

Menurut Marwan, ke depan diharapkan perusahaan yang sekarang telah berperan aktif dapat mengajak dan mendorong perusahaan lain.

Apalagi, sambung Marwan, saat ini sudah terbentuk Forum Komunikasi Tanggung Jawab Sosial Perusahaan, Kemitraan dan Bina Lingkungan (TJSPKBL) di bawah koordinasi Chevron Geothermal.

“Semoga saja, forum ini bisa mengoptimalkan upaya pemandu keselarasan kegiatan CSR antar perusahaan, maupun pemda,” katanya.

Sehingga ada panduan untuk menyelaraskan secara bersama-sama yang memiliki daya ungkit besar terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Sukabumi.

“Ini alasan salah satu wujud pembangunan yang berkelanjutan. Di mana harus terus dikembangkan,” terangnya.

Marwan mengaku permasalahan pembangunan di Kabupaten Sukabumi sangat kompleks dan tidak bisa sepenuhnya bisa dibangun tanpa kerja sama semua elemen masyarakat dan pihak ketiga. Terlebih, jika mengandalkan anggaran pembangunan belanja daerah (APBD).

“Pada hakikatnya, tidak dapat diatasi dengan hanya mengandalkan sumber pendanaan dari APBD Kabupaten Sukabumi yang terbatas,” ungkapnya.

Menyinggung masih adanya perusahaan yang belum benar penyaluraan dana CSR-nya, Marwan tidak menampik masih banyak sebagian ormas yang mendapat dana CSR dari perusahaan. Hal tersebut tentunya cenderung berjalan tidak tepat sasaran.

“Kondisi itu terjadi akibat banyaknya ormas yang berusaha menikmati kucuran dana CSR. Padahal, CSR ini seharusnya diperuntukkan bagi kesejahteraan masyarakat, terutama masalah pendidikan, agama, serta bidang sosial,” tegas dia

Marwan meminta, CSR jangan lagi ada dikucurkan untuk golongan tertentu, yang dianggap tidak bertanggung jawab.

Apalagi pelaksanaan program CSR banyak digulirkan dari perusahaan-perusahaan besar, seperti PT Semen Jawa atau Siam Cement Group (SCG) dan PT Golden Mississippi yang merupakan produsen air mineral Aqua.

“Kita akan sedikit mengikis campur tangan ormas, dalam mendapatkan dana CSR dari perusahaan. Untuk itu, kami minta pihak perusahaan yang akan mengucurkan dana CSR hendak berkoordinasi terlebih dahulu dengan pemerintah daerah,” bebernya