http://la-li.or.id/ Sukabumi, 09 Desember 2016

SUKABUMI – BAPPEDA Kab. Sukabumi bersama tim TJSPKBL melakukan peninjauan program CSR PT. Yakult Indonesia Persada melalui kemitraan dengan LA-LI. Pertemuan dilakukan pada hari Jum’at pukul 09.00 (09/12/16) di ruang meeting PT. Yakult yang bertempat di Ds. Pasawahan Cicurug – Sukabumi.

Pertemuan tersebut dimaksudkan untuk membahas dan meninjau implementasi program CSR PT. Yakult bersama LA-LI. Kegiatan itu diawali dengan pembukaan dan perkenalan dari BAPPEDA, pihak PT. Yakult, tim TJSPKBL, dan juga dari pihak LA-LI.

Diawal pembahasan, pihak BAPPEDA yang diwakili oleh bpk. Yudi menyampaikan beberapa ulasan terkait mekanisme program CSR yang harus di implementasikan oleh setiap perusahaan yang berada di sekitar Kabupaten Sukabumi. Melalui perda no 6 tahun 2015 perusahaan yang telah didirikan dianjurkan untuk melaksanakan program CSR dan ikut serta berpartisipasi dalam upaya menjaga dan memelihara lingkungan dan sosialnya.

Selain itu ia juga menjelaskan bahwa pemda memfasilitasi perusahaan dengan membentuk Forum CSR. BAPPEDA juga melakukan monitoring untuk meninjau perusahaan yang telah melaksanakan program tersebut. Dalam peninjauan PT. Yakult telah melaksanakan program CSR dan tanggung jawab sosial nya dengan baik.

Dalam pertemuan tersebut Manager Communication & Marketing PT. Yakult bpk. Antonius Nababan menyampaikan beberapa program pokok CSR yang telah dilaksanakan, diantaranya yaitu program konservasi tanah dan konservasi air. Implementasi program CSR dilakukan memalui kemitraan dengan LA-LI sebagai organisasi masyarakat yang terlibat langsung dalam pengelolaan dan pemeliharaan alam di sekitar kawasan Gunung Salak Sukabumi. Ia mengatakan, “PT. Yakult menemukan satu visi yang sama dengan LA-LI, sehingga tertarik untuk melakukan kemitraan dalam program CSR ini”. Katanya.

Selanjutnya Aang E. H. (Direktur LA-LI) juga menuturkan bahwa, “kerjasama LA-LI dengan PT. Yakult sudah terjalin selama 2 tahun untuk melakukan tanggung jawab sosial dan membangun masyarakat mandiri”. Tuturnya.

Terkait pemaparan program CSR yang telah dilakukan oleh PT. Yakult bersama LA-LI ini disampaikan oleh Bayu Permana sebagai admin program. Ia menyampaikan proses kerja-kerja yang telah dilakukan dari mulai proses identifikasi, pemetaan lahan kritis, pembentukan pokja, pelatihan & penyuluhan. Sehingga program CSR yang telah dilakukan bisa dilaksanakan dengan rencana yang telah ditentukan. (ASZ)